Rapat dengar Pendapat DISPORAPAR Kalbar bersama HPI dan ASTINDO KALBAR

disporapar kalbar

HPI KALBAR HADIRI RAPAT SINERGI PARIWISATA, DORONG PENGUATAN PERDA PRAMUWISATA DAN PENATAAN PROFESI GUIDE DI KALIMANTAN BARAT

Pontianak, 27 Agustus 2026 — DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Barat menghadiri rapat diskusi sinergi dan kolaborasi pengembangan pariwisata yang di selenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat.

Rapat yang berlangsung di Cafe Everyone, Pontianak Selatan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan para pelaku serta organisasi profesi pariwisata dalam upaya meningkatkan potensi dan memajukan sektor pariwisata Kalimantan Barat. Agenda tersebut secara resmi mengundang HPI Kalimantan Barat dan ASTINDO Kalimantan Barat.

Mendengar Masukan HPI dan Membahas Regulasi Pramuwisata

Dalam pertemuan tersebut, salah satu perhatian penting adalah mendengarkan masukan dari HPI Kalimantan Barat terkait kondisi dan kebutuhan profesi pramuwisata di lapangan, termasuk pentingnya penguatan regulasi sebagai dasar dalam menciptakan tata kelola kepemanduan wisata yang lebih profesional.

HPI Kalbar menyampaikan pandangan bahwa perkembangan sektor pariwisata harus di ikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, kepastian profesi, standar pelayanan, serta perlindungan terhadap wisatawan dan pramuwisata yang menjalankan tugas secara profesional.

Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian adalah Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub) Pramuwisata, yang di harapkan dapat menjadi instrumen dalam memperkuat tata kelola profesi pramuwisata di Kalimantan Barat.

Keberadaan regulasi tersebut di nilai penting bukan semata-mata untuk mengatur profesi, tetapi juga untuk menciptakan standar pelayanan yang lebih baik, kepastian bagi pelaku usaha pariwisata, serta perlindungan bagi wisatawan yang menggunakan jasa pemandu wisata. Hal ini juga senada dengan yang di sampaikan oleh perwakilan ASTINDO KALBAR yang sangat mendukung peraturan tersebut untuk memenuhi kebutuhan anggota ASTINDO KALBAR dalam penggunaan Guide dan Tour leader berkualitas dan berijin di Kalbar kedepannya.

HPI: Regulasi Harus Berorientasi pada Kualitas dan Profesionalisme

DPD HPI Kalimantan Barat menegaskan bahwa pembahasan regulasi pramuwisata perlu di tempatkan dalam perspektif yang lebih luas, yaitu membangun ekosistem pariwisata yang sehat dan profesional.

Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan terdapat standar yang dapat menjadi acuan bersama mengenai kompetensi, etika, kualitas pelayanan dan profesionalisme pramuwisata.

Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya HPI Kalbar untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan sekaligus memberikan ruang yang lebih baik bagi pramuwisata lokal untuk berkembang dan memperoleh kesempatan kerja secara profesional.

Membangun Sinergi Pemerintah dan Industri Pariwisata

HPI Kalbar menyambut baik ruang dialog yang di berikan oleh Disporapar Provinsi Kalimantan Barat.

Bagi HPI, komunikasi antara pemerintah, organisasi profesi dan industri pariwisata merupakan bagian penting dalam menghasilkan kebijakan yang tidak hanya baik secara administratif, tetapi juga sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

HPI Kalbar juga memandang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk asosiasi perjalanan wisata, sebagai langkah penting untuk memperkuat rantai pelayanan pariwisata Kalimantan Barat.

Menuju Tata Kelola Pramuwisata yang Lebih Profesional

Melalui pertemuan ini, HPI Kalbar berharap pembahasan mengenai regulasi pramuwisata dapat terus di kawal dan di kembangkan melalui proses yang konstruktif.

Ketua DPD HPI Kalimantan Barat, Fahroollyadi, S.E., menegaskan komitmen HPI untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas kepariwisataan Kalimantan Barat.

“Kami ingin regulasi pramuwisata nantinya bukan hanya menjadi aturan, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme dan perlindungan bagi wisatawan maupun pramuwisata. HPI siap memberikan masukan berdasarkan pengalaman dan kondisi nyata yang dihadapi para pramuwisata di lapangan.”

Pertemuan ini di harapkan menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat sinergi pemerintah dan organisasi profesi dalam membangun tata kelola pramuwisata yang lebih tertib, kompeten, profesional dan berdaya saing.

HPI Kalimantan Barat — Pramuwisata Hebat, Pariwisata Bermartabat, Indonesia Maju.